Kisah Om Angger

Om Angger datang untuk Anda. dapatkan renungan, sharing-sharing menarik, opini dan brita-brita dari lingkungan seputar saya

Mengenai Saya

Foto saya
Ga' rugi Kamu kenal ama aku, cowo kece dengan perut tambun yang doyan fotografi dan cinematografi(bisa-bisa kamu jadi model foto atau bintang filmku). Dulu aku sempet juga ikut seminarium Symphoni Orkestra pegang timpani, juga terdaftar sebagai dewan pendiri koran Seminari(Jendela) sebagai fotografer. Sampe sekarang masih terdaftar sebagai calon IMAM. maunya......
Tampilkan postingan dengan label Fotografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fotografi. Tampilkan semua postingan

Tertambat (Pelabuhan Madura)









Berikut Ini Daftar Tempat Hunting Foto di Surabaya dan Sekitarnya

1. Jalan Gula (uang kebersihan dan keamanan, ada tempat sewa sepeda)
2. Wisata Mangrove Wonorejo (Kalo mw sewa perahu, per orang 25ribu, ada lagi sewa per perahu tapi belum tahu harganya)
3. Kebun Bibit Nirwana Eksekutif (bayar parkir aja nggak)
4. Kebun Bibit Bratang (bayar parkir)
5. Makam Belanda Peneleh (uang juru kunci)
6. Jalan Tunjungan, Rebobank, Hotel Majapahit, Graviti (gratis)
7. Taman Bungkul (Gratis)
8. Loop (bayar parkir)
9. Hutan Bambu Keputih (gratis)
10. Stasiun Semut (bayar 150ribu untuk izin sewa tempat, harus izin dulu)
11. Food Festival (bayar parkir, tapi jangan sampe keblabasen ke perumahan sebelah)
12. Sutos (bayar parkir, tanpa strobist)
13. Grand City (sama kayak Sutos)
14. Insenerator (izin sama penjual kambing)
15. Gunung Bromo, Pasuruan (bayar sewa hardtop sama biaya masuk)
16. Taman Indie, Malang (beli makanan saja)
17. Stasiun Sidotopo (izin dulu, bayar nego)
18. Kebun Binatang Surabaya (bayar tiket masuk)
19. Kebun Raya Purwodadi (bayar tiket masuk + izin photo 250rb ada tiket resminya)
20. Kenjeran Park (bayar biaya masuk dan izin photo 250rb)
21. Taman Apsari (gratis)
22. Waterplace (asal ada kenalan yg pny kamar di apartemen)
23. Kolam Bebek Laguna 350rb, kalau full Laguna 700rb
24. De Kasteel 750rb (dapat voucher makanan dan kostum couple. + kostum + biaya)
25. House of Sampoerna sekitar 500rb (dapat voucher makanan)
26. Taman Remaja Surabaya Rp 350rb (dapat voucher mainan)
27. Taman prestasi(cuman bayar parkir)
28. Kolam psikologi ubaya(gratis)
29. Padang ilalang pokcan(gratis)
30. Bwah jembtan pokcan(gratis)
31. Depot nawang mulan di ajbs(ijin yg empunya)
32. Eat n eat(byar 750rb)
33. BMX dan skate park belakang delta (cuman parkir delta)
34. SAS(biaya parkir)
35. Rumah angker puncak permai(Gratis)
36. Ciputra Waterpark (bayar tiket masuk aja) 
37. Tugu Pahlawan (?)
38. Parkiran atas GM(parkir)
39. Samping penjara daerah pesapen / jembatan merah. Dindingnya full grafiti(gratis)_Eks penjara kalisosok
40. Jalan karet(gratis)
41. Rooftop nya TP (bayar parkir)
42. ITS(gratis)
43. Taman Pelangi (bayar parkir)
44. Jalanan Cagar Budaya Deket2 rumah Rudyanto Arifin (gratis, parkir di Rudy aja :p)
45. Katedral Ijen (Ini harus izin sekretariat, dan nggak boleh foto KT kayaknya)
46. Parkiran Gedung P UKP (gratis)
47. Jalan Embong Malang, depan SOGO (Gratis)
48. Gunung Kapur Gresik..
49. Guest House Gunung Ijen..(perjalanan sktr 4-5jam ke Bondowoso plus sekitar 2jam ke lokasi)
50. Lumpur Lapindo (??)..
51. Pantai Slopeng n Lombang..(perjalanan sktr 5-6jam dri Sby)
52. Pantai Sendang Biru - Pulau Sempu..(perjalanan sekitar 4jam dri Sby)
53. Bale Kambang..(perjalanan sekitar 4jam dri Sby)
54. Pantai Klayar..(Pacitan)8. Watu Ulo - Papuma..(perjalanan sekitar 7jam dri Sby)
55. Kebun teh Lawang..
56. Desa Cangar (antara Pacet-Batu) (perjalanan sekitar 2jam dri Sby) 
57.Air Terjun kakek bodo Tretes(uang masuk 10rb, skarang mungkin 20++)
58. Pantai Tambak Rejo, selatan nya blitar(blitar lurus lg, perjalanan sekitar 5-6jam, bayar @orng 1500 + parkir mobil)
59. Pantai Prigi(setelah tulungagung, sebelum trenggalek, perjalanan 5-6 jam, bayar  uang masuk <5000 lupa="" p="">
60. Bangunan tua belakang ex Bioskop Soerabaya... sakrang yang jadi resto... bayar parkir saja... 
61. Roof top dari City Of Tomorrow (500rb)
62. Pantai Kenjeran Lama (bayar izin photo 100rb)
63. Wisata Bahari Lamongan/WBL (cuma Bayar 50rb/org untuk masuknya... banyak spot foto disini & ada pantai pasir putihnya juga)
64. Coban Rondo, Pujon, Batu. bisa foto2 di dalam hutan n air terjun (bayar uang masuk komplek coban rondo + parkir Motor Rp 2000, Mobil Rp 3000, Orang Dewasa Rp. 3000/ orang)
65. Coban Talun, Cangar, Batu (bayar parkir)
66. Gelato CUBE, Klub Bunga, Batu (makan gelato n nongkrong aja disana)
67. The Pines, Taman Dayu (bayar parkir doank rasanya)
68. Klenteng Kwan Sing Bio Tuban (untuk suasana Singapore Old Empire of Indonesia) (gratis cuma bayar parkir)
69. Wisata Laut Terminal Baru Tuban (sepi tempatnya, seperti gedung baru dibangun dan ditinggalkan) (bayar parkir 2x)
70. Gunung Kelud, Blitar. 4 jam perjalanan dari sby. disana ada 2 lokasi yang menarik, Kawah Gn. Kelud yg skg ada anak Gn. Kelud yg lg aktif & Air Terjun yg airnya panas dingin. ( 9rb per orang, 30rb per mobil )
71. Waduk Selorejo, deket Pujon - Batu ( bayar parkir )


(Sumber: Komodografi)



Malam Pembukaan Cross Culture
Taman Surya tampak lebih semarak pada weekend lalu (7-8/7). Ajang tahunan ini berhasil membuat pekan terakhir libur sekolah menjadi lebih meriah. Kemeriahan ini merupakan bagian dari rangkaian Cross Culture Festival 2012. Cross Culture festival tahun ini sendiri merupakan peringatan 15 tahun hubungan 'Sister City' antara Surabaya dengan Kochi (Jepang). Rangkaian acara yang berlangsung dari 7-11 Juli ini dibuka dengan pemukulan bedug oleh Walikota Surabaya, Ibu Risma didampingi Konjen Jepang dan beberapa perwakilan negara yang turut serta. Pada Upacara pembukaan ini seluruh hadirin yang hadir disuguhi beraneka ragam tarian dari berbagai daerah di Indonesia. Tarian-tarian Krido Nganyut, Piring Bajambah, Mban Edreg dibawakan dengan indah oleh para pengisi acara yang didominasi oleh pelajar Indonesia. Tidak ingin kalah dengan teman-teman pelajar dari Indonesia, bebeapa pelajar asing yang tergabung dalam BSBI pun turut menyumbangkan 3 tarian Aronda, Kapasar, Ning Ben Kacong. Suasana semakin hangat saat di tengah-tengah acara, rombongan Seiya, Okazaki, Walikota Kochi turut hadir dan langsung mengambil tempat dekat dengan Ibu Risma, Walikota Surabaya. Di akhir acara Walikota Surabaya dan Walikota Kochi berkenan berfoto bersama seluruh pengisi acara. 
Festival Remo dan Yosakai
Esok paginya (8/7) Taman Surya menjadi jauh lebih ramai dari pada semalam. Bila pada malam sebelumnya didominasi oleh tokoh-tokoh dan pejabat, pagi itu balaikota mendadak menjadi sebuah tempat wisata yang ramai dikunjungi oleh warga Surabaya. Nampaknya antusiasme warga ini untuk menyaksikan Festival Remo dan Yosakai. Festival yang diikuti oleh 38 peserta ini diawali dengan sambutan oleh Walikota Kochi,  Seiya, Okazaki yang mengutarakan kegembiraannya atas diadakannya Festival Tarian tradisional Kochi. Hanya bedanya di Kochi, Jepang, Tarian ini biasanya dibawakan pada malam hari, karena Yosakai sendiri berarti 'datanglah pada malam hari.' Setelah memberikan sambutan, Seiya Okazaki dengan didampingi oleh Walikota Surabaya, Ketua Yayasan Hubungan Sister City, Wakil ketua DPR Jepang dan Konjen Jepang berkenan membuka Festival ini dengan mengajak para peserta membunyikan naruko (properti tari yosakai). Festival ini sendiri dibagi dalam dua kategori. Kategori pertama berisi sepuluh kelompok yang berisi anak-anak. Sedangkan pada kategori kedua yang merupakan kategori dewasa, oleh pelajar SMP, SMA, Mahasiswa bahkan kelompok ibu-ibu rumah tangga.
Setiap penari membawa dua Naruko untuk dimainakan dalam tari Yosakai.
Tarian Yosakai dimainkan banyak orang secara serempak.
Malam Penutupan
Seluruh Rangkaian Festival Cross Culutre akhirnya berakhir Rabu malam (11/7) masih dari Taman Surya, halaman Balai Kota Surabaya. Malam penutupan ini dihadiri lebih banyak tamu undangan yang hadir dari perwakilan negara sahabat yang kebetulan sepekan ini mengikuti pertemuan Citynet (Paguyuban kota kabubaten se-Asia Tenggara) di Surabaya. Malam penutupan Cross Culture 2012 diawali dengan jamuan santap malam bersama yang dikemas dalam tema Pesta Kebun di sekitar air mancur Taman Surya. Jamuan Makan malam menjadi lebih hangat dan akrab saat Bu Risma, Walikota Surabaya berjoget bersama diiringi alunan musik Poco-Poco. Penutup Cross Culture sendiri baru dimulai sesaat setelah jamuan makan Malam. Berbeda dengan malam pembukaan, Malam Penutupan kali ini banyak diisi oleh penampilan dari perwakilan negara yang turut serta dalam Festival tahunan ini. Diawali dengan dua lagu dari biduanita dari China yang membawakan dua lagu, malam penutupan ini menjadi lebih semarak. Selain membawa seorang penyanyi, kontingen dari China juga menyuguhkan permainan alat musik tiup Flute, dan seni beladiri Wushu. Tak mau kalah dari China, Kontingen dari Korea menyuguhkan tarian yang sangat indah. Kendati tarian yang ditampilkan durasinya cukup panjang, seluruh hadirin mampu dibuat terkesima dengan keluesan dan keindahan tarian yang disuguhkan. Di ujung acara, kontingen Indonesia benar-benar berhasil menutup seluruh rangkaian Festival ini dengan apik. Kontingen Indonesia menyuguhkan bermacam tarian yang dirangkai jadi satu kesatuan. Diawali dengan puluhanpelajar Sekolah Dasar yang menyuguhkan tarian Remo dan diakhiri dengan kesenian Reog Ponorogo yang dikolaborasikan dengan tarian modern  kemeriahan Cross Cultire Festifal benar-benar sampai pada puncaknya. Seseat kemudian Bu Risma berkenan naik ke atas pangung utama dan menutup seluruh rangkaian Cross Culture tahun ini. Bersama dengan seluruh pengisi acara, Walikota Surabaya mendendangkan lagu 'Surabaya oh Surabaya'.

Pangung Utama yang sangat Megah






tersendat langkahku...

Terkapar terdampar

Kerontang

Hening ditengah riak gelombag bali pagi hari....

kutemukan jejak dan bayanganku dipantai kuta...

Gemerlap eksotisme bali


Memandang Bali dari banywangi (watu dodol)




About this blog

Nah... Hari ini akan menjadi hari terhebat bagi Anda dan saya. Koq bisa? ya karena hari ini Anda telah membuka Blog saya. Saya percaya, Anda akan mendapat rahmat setelah membuka blog saya. Paling tidak itulah kebiasan saya, mendoakan orang yang mengunjugi blog saya. Selain itu kesediaan Anda membuka blok ini membuat saya bangga karena suara dan kata-kata saya dibaca orang lain....

Labels

Bolo-boloku...